Kamu tahu apa yang aku rasakan sekarang,pasti tidak.
Karna apa yang kurasa hanya aku yang tau.
Aku sedang merindu mu,rindu yang tercipta tapi tak pernah terucap.
Jatuh cinta diam diam,mungkin itu hal yang tepat untuk kelakuan ku sekarang.
Tak tahu sampai kapan,akan kah ku ungkapkan,atau hanya akan tersimpan dalam kenangan,sampai kau ahirnya bertunangan.
Ya,tapi bukan denganku.
Apakah mata ini hanya akan menyaksikan mu bahagia,tapi bukan dengan ku?
Atau telinga ini mendengar kau ucapkan cinta,tapi bukan kepadaku?
Entah lah,quotes yang kau petik dari fiersa besari sangat mudah "jika rindu katakan" tapi entah lah bibir ini sulit mengucap apa yang aku rasa.
Sebenarnya diri ini sudah berhenti berharap akan hadirnya dirimu,bukan karena tak cinta,namun aku harus sada aku ini siapa dan tak berwajah tampan,aplagi memberimu rasa nyaman,namun aku terus berusaha keras,sms yang tak terbalas,telfon yang kau jawab pedas, sebenarnya sudah mengutarakan apa isi hatimu.
Ya,bahwa sebenarnya aku adalah gangguan dalam hidupmu.
Tapi namanya juga cinta,gak bakal pernah bisa pake logika.
Namamu lah yang slalu ku ucap pada akhir doa,namamu lah yang selalu aku pinta agar kesehatannya terjaga.
Aku yakin cepat atau lambat,pahit atau manis,segera akan terkuak apa jawabannya.
Hati yang menanti,kadang memang selalu saja terluka,kamu tuh antibiotik aku,penghilang rasa demam akan rindu yang hanya bisa tertahan dalam ruang kekosongan.
Meski pada ahirnya aku tau semua akan biasa saja,setidaknya aku berusaha meski kau tak pernah peka.
Namanya juga jatuh cinta diam diam,apapun yang ia lakukan aku hanya terdiam,menatap dengan lirih kebahagiaannya dengan sahabat karibnya,jika aku adalah sahabat kenapa kau tak mendekat,jika kau memang ada rasa,mengapa tak kau ungkap cinta,kau malah menjauh,mengabaikan aku tanpa kejelasan yang berbatas dinding sepi ini.
Sampai ku tulis semua ini,aku pun masih mencintaimu dalam diam,dalam sunyinya mencintai tanpa tau apa yang kau rasakan,jika cinta memang se sakit ini,maka izinkan aku untuk pergi.
-aditya 31/12/2017-
Sabtu, 30 Desember 2017
Jatuh Cinta Diam-Diam
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar